Mana Yang Lebih Bagus Antara AC Low Watt dengan AC Inverter?


Sudah menjadi hal wajar jika kita, selaku konsumen, membandingkan tipe AC, mulai dari harga, kualitas, hingga daya listrik yang dihasilkan kira-kira boros atau hemat. Perlu kamu ketahui jika setiap tipe pun memiliki beragam keunggulan dan kelemahan masing-masing, itu pun bergantung dengan kebutuhan dan kemampuanmu sebelum memastikan tipe yang akan dibeli. Lewat ulasan lebih bagus AC Low Watt atau Inverter, saya akan memberikan rekomendasi berdasarkan kelebihan dan kekurangan dari dua tipe AC.



Perbandingan AC Low Watt dengan AC Inverter

Pembahasan saya awali dengan mengurai kelebihan dan kekurangan dari ac low watt. Sesuai dengan namanya, Low Watt, tipe ini cukup pas kamu gunakan jika di tempat tinggalmu memiliki daya yang tidak terlampau besar. Sebab AC rendah watt sewaktu dinyalakan cenderung stabil sejak pendingin ruangan dinyalakan. Jadi tidak bermasalah andai AC dinyala-matikan, karena tetap hemat daya daripada AC tipe Inverter asal dinyalakan dua hingga tiga jam per hari. Selain rendah watt, AC tipe ini pun cukup murah bagi kamu yang memiliki isi kantong terbatas.  Sayangnya, setelah melihat tiga keunggulan dari tipe rendah watt, kekurangan terletak pada proses pendinginan ruangan membutuhkan waktu untuk mencapai suhu yang kamu inginkan, lalu suara kompresor terlalu berisik karena ukuran (kompresornya) memiliki daya lebih kecil dari tipe AC lainnya. Garis besarnya, kompresor dari AC rendah Watt tidak dapat bekerja sekuat AC yang memiliki watt lebih besar.

Berbeda dengan AC rendah Watt, pada AC Inverter memiliki beragam keunggulan yang lebih mencolok. Bukan bermaksud mendiskreditkan AC Low Watt, pada AC Inverter kamu akan menjumpai kenyamanan berupa lebih cepat mendinginkan ruangan daripada tipe rendah watt, karena menyemat teknologi semacam iAutoX Panasonic dan AC Inverter Panasonic. Tidak hanya itu, tipe Inverter akan lebih hemat listrik jika kamu gunakan lebih lama (tidak dinyala-matikan). Oh iya, selain keunggulan dari AC tipe Inverter, terdapat juga kelemahannya, seperti harga yang lebih mahal daripada tipe rendah watt, dan lebih boros—dari AC tipe rendah watt—kalau dinyala-matikan. Sebagai saran, silakan tempatkan AC tipe Inverter di ruangan yang sering digunakan.