Analisa Saham BBRI Dan Perkembangannya

Untuk mengetahui perkembangan dari perdagangan saham BBRI, berikut ini analisa saham bbri terbaru untuk anda. Sebagai perusahaan terbuka atau persero, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BBRI tentu saja melakukan transaksi perdagangan di bursa untuk menguatkan kondisi perusahaannya. Dimana kondisi perdagangan setiap harinya bisa mengalami perubahan baik itu perubahan signifikan maupun tidak. Maka untuk mengetahuinya sangat penting bagi anda agar mengetahui bagaimana analisa saham dari BBRI setiap harinya.


Anda bisa mencari tahu analisa saham di berbagai situs terpercaya yang memberikan informasi terkait. Dan sebagai tambahan informasi untuk anda, berikut ini informasi kondisi perdagangan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk yang terbaru.

Informasi terbaru dari perdagangan saham di bursa untuk PT Bank Rakyar Indonesia Tbk atau BBRI diketahui bahwa pada hari kamis 15 Maret 2018 mengalami pelemahan harga hingga mencapai 2.93 persen dengan harga akhir mencapai Rp 3.640 per lembar saham. Akan tetapi berhasil tercatat bahwa saham BBRI mampu meraih tingkat tertinggi nilai transaksi perdagangan dengan nilai mencapai Rp 549,5 Milyar. Tentu saja nilai yang fantastis ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling terkait. Berdasarkan aktivitas broker summary, diketahui bahwa anggota bursa yang berada pada posisi top seller sebagai penjual paling banyak atas saham dari BBRI ini diantaranya ialah Deutsche Sekuritas (DB). Mandiri Sekuritas (CC) dan juga UBS Sekuritas (AK). Bahkan dengan pergerakan perdagangan yang cukup masif dari BBRI ini membuat saham dari BBRI mampu menjadi salah satu dari sekian banyak saham yang mampu turut serta menekan pergerakan IHSG yang terjadi pada bulan Maret ini dengan catatan penutupan month to date hingga 15 Maret ini mencapai 3,7 persen mampu digerus oleh saham BBRI. Pencapaian ini tentu saja bisa dicapai karena berbagai aspek. Dan dari hasil analisis bisa dilihat bahwa pencapaian ini didapatkan karena memang kinerja dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk ini yang memang cukup solid selama 2017 silam hingga mampu memnaikkan lama bersih hingga mencapai 10.71 persen dari tahun sebelumnya.